JIP News Mataram – Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram yang meliputi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Mendalam untuk Pendidikan Dasar Menuju Kampus Berdampak” pada Rabu, 30 April 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Auditorium Yusuf Abubakar Universitas Mataram mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WITA dan diikuti oleh sekitar 700 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen.

Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperkuat wawasan sivitas akademika terkait pentingnya integrasi teknologi digital dan nilai-nilai kearifan lokal dalam pengembangan pembelajaran mendalam (deep learning) pada pendidikan dasar. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan visi kampus berdampak melalui pengembangan pendidikan yang relevan, inovatif, dan berakar pada budaya lokal.

Kuliah umum diawali dengan sambutan Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram, Muhammad Tahir, M.Sn. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan secara bijaksana dalam dunia pendidikan tanpa mengabaikan identitas budaya lokal sebagai fondasi karakter peserta didik.

“Mahasiswa sebagai calon pendidik harus mampu mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai-nilai kearifan lokal agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, kontekstual, dan mampu membentuk karakter peserta didik secara utuh,” ujarnya.

Drs. Lalu Zulkifli, M.Si., Ph.D. (Dekan FKIP Universitas Mataram)

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FKIP Universitas Mataram, Drs. Lalu Zulkifli, M.Si., Ph.D. Beliau memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliah umum tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan budaya akademik di lingkungan FKIP Universitas Mataram.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadirkan pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan karakter kebangsaan.

Prof. Dr. Supardi, S.Ag. M.Pd. (Narasumber dari UIN Mataram)

Kegiatan kuliah umum menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pendidikan, yaitu Dr. Herlina, M.Pd. dari Universitas Tadulako, Prof. Dr. Supardi, S.Ag., M.Pd. selaku Guru Besar UIN Mataram, serta Prof. Dr. I Wayan Karta, M.S. selaku Guru Besar FKIP Universitas Mataram.

Dalam paparannya, para narasumber menekankan pentingnya pembelajaran mendalam yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta penguatan karakter peserta didik melalui pendekatan yang kontekstual dan berbasis budaya lokal.

Prof. Dr. I Wayan Karta, M.S.  (Narasumber FKIP UNRAM)

Peserta kuliah umum terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diskusi interaktif yang berlangsung antara narasumber dan peserta menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan mahasiswa dan dosen mengenai tantangan serta peluang pendidikan dasar di era transformasi digital.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, humanis, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman, sejalan dengan semangat mewujudkan kampus berdampak.